Bermain Warna Di Ruang Sempit

Idea Magazine - Edisi140/XI/Januari 2015

Idea Magazine – Edisi140/XI/Januari 2015

Penulis : Shinta Lestari

Sumber : IDEA Magazine – Edisi 140/XI/Januari 2015 | Foto : Pinterest

Jaman dulu, orang terbiasa dengan penggunaan satu ruangan dengan satu fungsi. Sehingga memerlukan lahan hunian yang luas untuk memenuhi kebutuhan sesuai keinginan. Tetapi, kala ini makin sulit untuk mendapatkan lahan yang luas. Belum lagi harga tanah yang kian meninggi.

Imbasnya rumah dengan ukuran terbatas dengan desain simpel semakin banyak diminati. Selain tidak memakan budget begitu besar, rumah kecil berdesain simpel lebih mudah dirawat. Kuncinya harus pandai-pandai mengatur penataannya dengan mengedepankan fungsi.

Tidak perlu khawatir jika anda tinggal dilahan yang sempit. Karena ada 1001 cara untuk menyiasati ruang agar nampak lega. Salah satunya adalah dengan memainkan warna paad setiap elemen ruangannya.

Dinding

Dinding Putih

Dinding Putih

Dinding Warna Natural

Dinding Warna Natural

Dinding dengan Point Of Interest

Dinding dengan Point Of Interest

Berikan sentuhan warna lembut pada dinding, seperti warna pastel dan warna natural untuk menghadirkan kesan lapangan pada ruangan. Contohnya, warna-warna yang mengarah ke putih, seperti varian putih (broken white, gading), krem, atau warna-warna pastel yang muda. Selain memperluas ruangan, warna tersebut juga akan menimbulkan efek rileks dan nyaman.

Begitupun jika ingin menggunakan wallpaper. Nurrizka, arsitek dari VA’astu Arsitektur Studio menyarankan, “pilih wallpaper yang sifatnya gradasinya tidak terlalu kentara. Yang penting warnanya kategori putih atau natural”.

Sebaliknya, jika anda menggunakan warna gelap pada dinding, justru ruang akan tampak sempit karena efek pada warna tersebut memberikan batasan.

Jika anda ingin mengapplikasikan warna terang, sebaiknya hanya diterapkan pada salah satu sisi atau dinding saja. Gunanya sebagai point of interest atau penanda suatu ruangan. Misalnya untuk area ruang tamu menggunakan karpet warna merah. Karpet itu bisa digunakan sebagai penanda ruang, sehingga tidak perlu menggunakan sekat atau partisi yang mempersempit ruang.

Lantai

Warna Lantai Sama Dengan Dinding

Warna Lantai Sama Dengan Dinding

Warna Lantai Sama Dengan Dinding

Warna Lantai Sama Dengan Dinding

Gunakan lantai yang berwarna terang agar menimbulkan efek meluaskan. Jika ingin kesan tidak terbatas, samakan warna lantai dengan warna dinding. Soal ukuran, pilih ukurannya besar, setidaknya 60 cm x 60 cm. Sebab, semakin kecil ukuran keramik, efeknya akan mempersempit ruangan, karena lantai ramai dengan garis-garis nat.

Plafon

Warna PLafon Sama Dengan Dinding

Warna PLafon Sama Dengan Dinding

Warna Plafon Sama Dengan Dinding

Warna Plafon Sama Dengan Dinding

Drop Ceiling

Drop Ceiling

Makin tinggi plafon, maka makin besar pula volume ruangan, yang mengesankan ruangan lebih lapang. Gunakan warna-warna terang, seperti putih, warna netral, dan warna pastel untuk kesan plafon yang lebih tinggi.

“Warna plafon dapat disamakan dengan dinding. Sehingga efek yang ditimbulkan akan lebih tinggi”, lanjut Nurrizka.

Jika berniat menggunakan drop ceiling, sebaiknya berikan batasan tinggi paling tidak 15cm. Sehingga batas kesan visual dimata akan tampak lebih tinggi.

Furniture

Sofa Solid Dengan Cushion Warna-warni

Sofa Solid Dengan Cushion Warna-warni

Sofa Dengan Cushion Warna-warni

Sofa Dengan Cushion Warna-warni

Untuk kesan yang ringan, furniture yang berukuran besar sebaiknya menggunakan warna netral. Namun anada dapat menambahkan furniture sebagai penambahan warna pada ruang. Misalnya, sebuah sofa berwarna solid yang berfungsi sebagai aksen di ruang. Jika ini yang anda pilih, gunakan karpet dengan warna netral atau warna pastel untuk menetralkan warnanya

 

TIPS

Selain warna, perhatikan juga hal berikut agar ruang berkesan lebih lega.

  • Jangan takut bermain dengan cermin. Karena bayangan dari cermin itu sendiri akan menghasilkan tipuan mata yang memberikan kesan luas.
  • Hindari model furniture yang terlalu besar karena akan menimbulkan kesan penuh. Jika ingin menempatkan sebuah sofa, padankan dengan kursi lain yang modelnya lebih ramping.
  • Banyak bukaan seperti jendela akan membawa view di luar masuk ke dalam sehingga mengurangi kesan sempit.
  • Pasang sistem pintu geser atau sliding door agar tidak banyak mendapat tempat.
  • Pilih bentuk tangga yang simpel dari baja atau kayu agar tidak memberikan kesan berat pada ruangan.

Tentang Nurrizka - VA'astu Studio

Nurrizka lahir di Jakarta, anak kedua dari empat bersaudara. Dibesarkan di Jakarta, dan mengembangkan minatnya yang kuat pada desain dengan mempelajari Seni dan Arsitektur di Universitas Islam Indonesia dari tahun 2001 sampai dengan 2006. Antara tahun 2007 sampai dengan 2010, dia bekerja pada konsultan arsitektur dan desain interior yang bertempat di Bali. Diantara tahun tersebut, dia juga berkreasi dan berkolaborasi dengan pengrajin perak memproduksi perhiasan dengan nama Kilau925. Di awal tahun 2010, dia kembali ke Jakarta dan memulai bekerja sebagai Arsitek, Interior & Produk Designer di Jakarta sampai dengan saat ini. Email : ika.architect@gmail.com vaastu.arsitektur@yahoo.co.id Office : 021 - 70507149 Mobile : 081999299039
Pos ini dipublikasikan di INTERIOR DESIGN, PROJECT VAASTU ARSITEKTUR STUDIO, RENOVASI, TIPS AND TRICK, TOPIK INTERIOR dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s